Hello !

Selamat Datang Di Blog ku. Buat Temen-temen Semua, Jangan Lupa Kasi Komentarnya Ya.. Thanks Before..

Halaman

31 Juli, 2010

Virus Yang Menyerang File JPG Atau JPEG (virus yang dikenal dengan Dinda Dewi alias Sang Perawan)

Sial buat Temanku, sebuah Virus telah mempoteksi seluruh file-file JPG dan JPEG miliknya.
Malangnya lagi virus tersebut tidak dapat terdeteksi oleh antiVirus miliknya. Dia meminta bantuan, tetapi sayangnya saya tidak tahu bagaimana cara mengatasi hal ini.

Setelah saya mencari berbagai informasi dan beberapa menit browsing akhirnya saya temukan sebuah artikel yang membahas mengenai virus ini. ternyata virus ini adalah virus yang dikenal dengan Dinda Dewi alias Sang Perawan. virus ini berbasis VbScript yang telah berkembang sejak Januari-Februari 2008 lalu.
Sasaran virus ini adalah file berformat JPEG dan .exe. Virus Sang Perawan akan menyisipkan kode virus di bagian awal header file. Setelah terinfeksi, file-file tersebut tidak akan bisa dibuka, kecuali diedit kembali satu per satu menggunakan Hex Editor. File yang terinfeksi virus Sang Perawan cukup khas. Yakni, menggunakan ikon JPEG image (JPG) berukuran 301 KB atau 96 KB (tergantung varian) dengan tip file Application.Virus ini akan menduplikasi file yang diinfeksi. Terutama, ke dalam setiap folder dan subfolder dengan menyertakan ciri khusus. Yakni, file tersebut bernama sama dengan folder atau subfolder tempatnya bernaung. Sehingga, operasi komputer yang terinfeksi menjadi lambat karena alokasi memori. Untuk mengidentifikasi Sang Perawan tanpa antivirus, cukup lihat tampilan file gambar secara thumbnails. Jika terinfeksi, file gambar hanya akan muncul sebagai icon JPEG. Jika bersih, tampilan thumbnails akan berupa gambar dalam ukuran kecil, seperti biasanya.

Untuk membersihkan dua varian tersebut, putuskan hubungan komputer dari jaringan. Kemudian, matikan proses virus yang aktif di memori dengan tools Process Explorer (download di alamat http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx). Setelah itu, matikan proses virus ber-icon JPEG dengan nama Startup.exe, Svchost.exe, dan Spoolsv.exe, serta hapus registri yang telah dibuat oleh virus. Untuk mengembalikan file JPG yang sudah terinfeksi, gunakan tools Hex Editor untuk menghapus script yang dibuat oleh virus. Untuk download tools ini, akses alamat
http://www.topshareware.com/Free-Hex-Editor-transfer-38240.htm.
Selain itu anda juga bisa membinasakan virus ini dengan anti virus PCMav 1.0 Final Release Update Build 3. Dengan update build 3 ini virus Sang Perawan ini terbukti dibasmi hingga ke akar-akarnya dan memulihkan file JPG atau JPEG yang sudah terinfeksi dengan tuntas tanpa anda perlu repot-repot.


Itulah sedikit informasi yang saya dapatkan. semoga bermanfaat buat teman-teman yang mengalami hal yang sama seperti yang teman saya alami.
Jadi, jangan buru-buru ngedelet file JPG dan JPEG-nya. Kan sayang, apalagi kalau file-file itu adalah file kenangan kita.

sumber: dari berbagai sumber
http://tegtitan.wordpress.com/2008/03/04/awasvirus-sang-perawan/

Baca Selengkapnya..

28 Juli, 2010

Mendadak Hilang Secara Misterius

Believe it or not

Kejadian ini terjadi sekitar semingu yang lalu pada hari rabu, tanggal 21 juli 2010.
Sebut saja Ari, seorang remaja laki-laki berusia sekitar 22 tahun mendadak menghilang secara misterus sekitar pukul 11:00 pagi hari. "padahal saya baru keluar sebentar saja untuk membeli beras. Ketika kembali Ari sudah tidak ditempatnya". Begitu penuturan orang tua ari. Setelah bertanya-tanya kepada tetangga sekitar dan mencari kesana-kemari tidak juga ditemukan, tak ada yang dapat dilakukan selain menunggu. Hari mulai malam tetapi ari tidak juga kembali, orang tua Ari panik. Melihat kejadian ini tidak biasa, keesokkan harinya orang tua Ari memanggil seorang dukun untuk menerawang keberadaan anaknya tersebut.
"dia telah dibawa seseorang dan disembunyikan disekitar rumah ini". Tutur sang dukun.
Menurut penelusuran dan cerita dari tetangga setempat, Ari pernah membunuh seekor ular yang masuk kedalam perangkap ikan miliknya beberapa tahun yang lalu. Sementara ular yang disebutkan itu menurut sang dukun adalah ular setengah ikan. Sejak kejadian itu kondisi fisik Ari terus menurun. selama satu tahun terakhir ini kondisinya semakin memburuk. Ia tak mau makan, setiap hari hanya ingin minum dan merokok. ia semakin kurus. Keluarganya prihatin, tapi tak dapat berbuat apa-apa selain menuruti ingin anaknya itu. Air teh hangat langsung saja diminumnya. Setiap hari hanya duduk termenung seraya menghadap kejalan raya didepan rumahnya.

Tak begitu percaya perkataan sang dukun dan tak ingin tinggal diam, orang tua Ari bersama beberapa warga mencari Ari di sekitar rumahnya hingga kepinggir hutan dibelakang rumahnya. Tetapi ari tetap tidak ditemukan. Dihari ketiga sejak menghilangnya Ari, sang dukun kembali menerawang keberadaan Ari. Berharap Ari dapat kembali. Setelah menghidupkan sebuah lampu minyak sang dukun membaca mantra dan memotong seekor ayam berbulu putih. Orang tua Ari menjaga lampu tersebut agar tidak padam. tetapi tak berapa lama angin bertiup, lampu minyak mati. Sang dukun menggeleng, layaknya seorang dokter yang gagal menyelamatkan pasiennya. Orang tua Ari histeris.

Tepat pukul 16:00 sore hari ibu-ibu perwiritan setempat datang kerumah orang tua ari dan membacakan surat yasin untuk mendoakan kesalamatan anaknya. Orang tua Ari tidak dapat berbuat apa-apa lagi selain bersabar, sementara warga setempat yakin Ari masih bisa kembali. Kesabaran mereka ternyata memberikan hasil. tepat pukul 16:30 sore hari tanggal 23 juli 2010, seorang pemancing menemukan Ari di pinggir hutan sekitar 20 KM dari rumahnya. "dia sudah duduk disitu saat pertama saya melihatnya. ketika saya menanyakan namanya, orang tuanya dan tinggal dimana, dia bilang namanya Ari, anak pak Amran dan tinggal dijalan baru. kemudian saya menyuruhnya pulang, tetapi dia tidak mau. Ketika saya melihat sebuah mobil yang hendak menuju kejalan baru, langsung saja saya stop dan minta tolog untuk menyampaikan pesan kepada pak Amran bahwa anaknya ada sungai 1
(sebuah tempat memancing dipinggir hutan)" tutur pemancing tersebut. Mendengar kabar tersebut, orang tua Ari dengan segera menjemput Ari dan membawanya pulang. Sesampai dirumahnya Ari ditanyai kemana dia pergi selama ini.
"kerumah Agus !" jawab ari singkat. jawaban itu sontak membuat bingung kedua orang tuanya.
Sesaat kemudian sang dukun kembali membaca mantranya agar Ari tidak dibawa pergi lagi.
Ari pun disembur oleh sang dukun. "Agus kok dilawan.. " ucap ari seraya cengengesan.

Kehilangan Ari tersebut menimbulkan beberapa persepsi dari warga setempat.
Ada yang menyatakan dia pergi mengikuti anak sungai yang berada disekitar rumahnya dan melewati hutan hingga ketempat ia ditemukan, Namun ada pula yang menyatakan dia pergi secara gaib. Apa pun itu hingga saat ini belum ada yang mengetahuinya secara pasti. Sementara Ari tak dapat ditanyai.
Lalu siapakah sosok Agus? itu akan tetap menjadi misteri.

Baca Selengkapnya..
Template by : kendhin x-template.blogspot.com